, ,

Dalam Upaya Pemerataan Keadilan, Sulteng Kini Miliki Empat Kabupaten/Kota dengan Posbakum di Setiap Desa

by -213 Views

Sulteng Menuju 100% Pemerataan Layanan Bantuan Hukum: Sebuah Perjalanan Menuju Keadilan yang Inklusif

News Palu– Dalam peta keadilan Indonesia, Sulawesi Tengah (Sulteng) sedang menorehkan sejarah baru. Provinsi yang dikenal dengan keindahan alam dan kekayaan budayanya ini kini gencar membangun infrastruktur keadilan yang merata hingga ke pelosok desa. Targetnya ambisius: 100% pemerataan Pos Bantuan Hukum (Posbankum) di seluruh kabupaten dan kota.

Perjalanan menuju target ini semakin menunjukkan progres yang menggembirakan. Setelah Kota Palu, Kabupaten Tojo Una-Una, dan Banggai Laut, kini Kabupaten Banggai Kepulauan resmi menjadi daerah keempat yang berhasil menuntaskan pembentukan Posbankum di seluruh 144 desa dan kelurahannya. Sebuah pencapaian yang patut diapresiasi mengingat karakteristik geografis kepulauan yang menantang.

Makna Strategis Pemerataan Layanan Hukum

Pemerataan layanan bantuan hukum bukan sekadar program administratif belaka. Ini adalah komitmen nyata mewujudkan amanat konstitusi bahwa setiap warga negara berkedudukan sama di depan hukum. Bagi masyarakat biasa, khususnya dari kelompok rentan, akses terhadap keadilan seringkali terbentur oleh keterbatasan biaya dan pengetahuan hukum.

“Keberadaan Posbankum di setiap desa dan kelurahan menjadi jembatan yang menyambungkan masyarakat dengan keadilan. Ini adalah bentuk nyata negara hadir melindungi hak-hak konstitusional warga,” tegas Rakhmat Renaldy, Kepala Kanwil Kementerian Hukum Sulteng.

Dalam Upaya Pemerataan Keadilan, Sulteng Kini Miliki Empat Kabupaten/Kota dengan Posbakum di Setiap Desa
Dalam Upaya Pemerataan Keadilan, Sulteng Kini Miliki Empat Kabupaten/Kota dengan Posbakum di Setiap Desa

Baca Juga: Ritual Adat Mompakaroso Iringi Pelepasan 47 Atlet Sulteng ke PON Beladiri 2025

Di banyak daerah, masalah hukum sederhana seperti sengketa tanah, utang-piutang, atau persoalan keluarga seringkali berlarut-larut hanya karena ketidaktahuan prosedur hukum yang benar. Posbankum hadir untuk mengisi kesenjangan ini dengan memberikan pendampingan dan konsultasi hukum dasar secara gratis.

Strategi Percepatan: Kolaborasi sebagai Kunci Sukses

Keberhasilan empat daerah tersebut tidak lepas dari pendekatan kolaboratif yang diterapkan Pemerintah Provinsi bersama Kanwil Kemenkum Sulteng. Beberapa strategi kunci yang diterapkan meliputi:

1. Sosialisasi Intensif
Tidak hanya sekadar menyampaikan informasi, sosialisasi dilakukan dengan pendekatan yang mudah dipahami masyarakat awam. Materi disusun dengan bahasa yang sederhana, dilengkapi contoh kasus sehari-hari yang relevan dengan kehidupan masyarakat Sulteng.

2. Dukungan Teknis Berkelanjutan
Pemerintah daerah tidak dibiarkan berjalan sendiri. Kanwil Kemenkum Sulteng memberikan pendampingan teknis menyeluruh, mulai dari tahap perencanaan, pembentukan, hingga operasional Posbankum. Standar operasional prosedur yang jelas disiapkan untuk memastikan kualitas layanan merata di semua daerah.

3. Pendampingan Langsung
Tim khusus dibentuk untuk mendampingi daerah-daerah yang masih tertinggal dalam pembentukan Posbankum. Pendampingan ini bersifat personal sesuai karakteristik dan kendala masing-masing daerah.

“Pendekatan kolaboratif antara pemerintah, lembaga hukum, dan masyarakat menjadi kunci sukses dalam memperluas jangkauan layanan ini,” jelas Rakhmat Renaldy.

Tantangan dan Inovasi di Daerah Kepulauan

Keberhasilan Banggai Kepulauan patut menjadi studi kasus menarik. Sebagai daerah kepulauan dengan tantangan geografis yang kompleks, pembentukan Posbankum di 144 desa dan kelurahan memerlukan pendekatan khusus.

Inovasi seperti Posbankum keliling dengan memanfaatkan transportasi laut dikembangkan untuk menjangkau pulau-pulau terpencil. Teknologi digital juga dimanfaatkan melalui konsultasi hukum daring untuk mengatasi keterbatasan jarak dan infrastruktur.

“Di Banggai Kepulauan, kami mengembangkan model hybrid. Tatap maku tetap dilakukan, tetapi dikombinasikan dengan konsultasi melalui aplikasi pesan instan untuk kasus-kasus yang tidak terlalu kompleks,” tutur seorang koordinator Posbankum di daerah tersebut.

Dampak Nyata bagi Masyarakat

Keberadaan Posbankum telah membawa perubahan nyata. Data dari Kanwil Kemenkum Sulteng menunjukkan peningkatan signifikan jumlah masyarakat yang terbantu menyelesaikan masalah hukum sejak kehadiran Posbankum.

Seperti dialami Marianto, warga di sebuah desa pesisir yang berhasil menyelesaikan sengketa tanah keluarganya setelah mendapat pendampingan dari Posbankum setempat. “Selama ini kami tidak tahu harus kemana. Dengan adanya Posbankum di desa, kami bisa konsultasi tanpa biaya dan didampingi sampai selesai,” ujarnya dengan lega.

telkomsel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.