News Palu – Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (RRI) Palu menggelar kegiatan penanaman seribu bibit mangrove di pesisir Desa Tosale, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, Minggu (8/9/2025). Aksi peduli lingkungan ini menjadi bagian dari komitmen RRI dalam mendukung kelestarian ekosistem pesisir sekaligus memperingati Hari Radio Nasional.

Wujud Kepedulian Lingkungan
Kepala RRI Palu, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan penanaman mangrove ini diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pelestarian lingkungan pesisir. “Mangrove bukan hanya melindungi daratan dari abrasi, tapi juga menjadi rumah bagi banyak biota laut. Ini adalah bentuk bakti RRI untuk negeri,” ujarnya.
Baca Juga : RRI Palu Libatkan 37 UMKM RRI Fest 2025
Seribu Bibit untuk Pesisir Tosale
Sebanyak seribu bibit mangrove ditanam bersama-sama oleh jajaran pegawai RRI Palu, pemerintah desa, kelompok nelayan, mahasiswa, serta masyarakat setempat. Penanaman dilakukan di lahan kritis yang rawan abrasi agar fungsi hutan mangrove sebagai penahan ombak dapat kembali pulih.
Selain menanam, peserta juga mendapat edukasi tentang cara merawat mangrove agar dapat tumbuh optimal. RRI Palu menekankan pentingnya tindak lanjut setelah penanaman, yakni pemeliharaan dan monitoring, sehingga keberhasilan program dapat terukur.
Sinergi dengan Masyarakat
Kepala Desa Tosale menyambut baik program ini. Ia menyebut penanaman mangrove akan membantu masyarakat pesisir dalam jangka panjang, baik dari segi lingkungan maupun ekonomi. “Hutan mangrove yang sehat bisa jadi sumber ekowisata dan tempat berkembangnya ikan serta kepiting yang menjadi sumber penghidupan warga,” katanya.
Kegiatan ini juga menggandeng komunitas pecinta lingkungan dan mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi di Palu. Kehadiran generasi muda dianggap penting untuk menumbuhkan kesadaran kolektif menjaga kelestarian alam sejak dini.
Harapan ke Depan
RRI Palu berkomitmen menjadikan program penanaman mangrove sebagai agenda berkelanjutan. Tidak hanya di Tosale, aksi serupa akan diperluas ke wilayah pesisir lain yang membutuhkan. Dengan demikian, upaya menjaga kelestarian lingkungan bisa menyentuh lebih banyak masyarakat.
“Menanam mangrove hari ini adalah investasi untuk masa depan anak cucu kita. Kami berharap masyarakat bisa bersama-sama menjaga apa yang sudah ditanam,” tutup Kepala RRI Palu.
Melalui aksi nyata ini, RRI Palu tidak hanya menjalankan fungsi penyiaran publik, tetapi juga mempertegas peran sosialnya sebagai bagian dari garda terdepan pelestarian lingkungan di Sulawesi Tengah.








