Warga di Palu Serang Polisi yang Lagi Gerebek Narkoba

by -295 Views

Anggota Polresta Palu luka dilempar batu saat gerebek pelaku narkoba.

News Palu – Aksi penggerebekan kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu di Kota Palu, Sulawesi Tengah, berujung ricuh setelah petugas kepolisian mendapat perlawanan dari warga. Seorang anggota kepolisian dari Polresta Palu, Bripda Moh Ridho Fadli, mengalami luka akibat terkena lemparan batu oleh massa yang marah.

Kapolresta Palu Kombes Deny Abrahams menjelaskan, peristiwa itu terjadi pada Selasa (29/7/2025) sekitar pukul 11.30 WITA di sebuah rumah di Kelurahan Kayumalue Ngapa, Kecamatan Palu Utara, Kota Palu. Penggerebekan dilakukan setelah polisi menerima informasi dari masyarakat mengenai aktivitas peredaran narkotika di wilayah tersebut.

“Tim kami bergerak cepat dan melakukan penggerebekan di lokasi. Dari hasil operasi, dua orang terduga pelaku berinisial FR (21) dan FN (22) berhasil diamankan bersama barang bukti sebanyak 11 paket sabu dengan berat bruto 22,54 gram,” ujar Deny saat konferensi pers, Selasa (29/7/2025).

Baca Juga : Tragedi Longsor Poboya: DPRD Palu Tuntut Pertanggungjawaban Perusahaan atas Korban PETI

Selain sabu, polisi juga menyita sejumlah alat isap, ponsel, serta peralatan pengemasan narkotika yang diduga digunakan oleh para pelaku untuk mengedarkan barang haram tersebut. Setelah diamankan, kedua pelaku rencananya akan dibawa ke Mapolresta Palu untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Namun situasi berubah tegang ketika salah satu pelaku berteriak keras dan memprovokasi warga sekitar. Dalam waktu singkat, puluhan warga mendatangi lokasi dan berusaha menghalangi proses penangkapan. Massa kemudian memblokade jalan dan melakukan serangan terhadap aparat kepolisian dengan melemparkan batu dan benda tumpul lainnya.

“Dalam insiden itu, salah satu anggota kami, Bripda Moh Ridho Fadli, mengalami luka akibat lemparan batu. Personel lainnya segera melakukan pengamanan situasi dan mengevakuasi pelaku ke tempat yang aman,” lanjut Deny.

Petugas akhirnya berhasil mengendalikan situasi setelah melakukan negosiasi dengan tokoh masyarakat setempat dan mengerahkan tambahan personel. Dua pelaku berhasil dibawa ke kantor polisi tanpa ada korban jiwa dari pihak masyarakat. Polisi saat ini tengah menyelidiki siapa saja warga yang terlibat dalam aksi perlawanan terhadap petugas tersebut.

Kapolresta Palu menegaskan pihaknya tidak akan mentoleransi tindakan menghalangi atau menyerang aparat yang sedang bertugas. “Kami akan proses hukum siapa pun yang terbukti melakukan perlawanan terhadap petugas. Tindakan seperti ini tidak bisa dibiarkan karena mengganggu penegakan hukum dan membahayakan keselamatan aparat,” tegasnya.

Kasus ini menjadi sorotan publik lantaran wilayah Kayumalue Ngapa dikenal sebagai salah satu daerah rawan peredaran narkotika di Kota Palu. Pihak kepolisian berkomitmen meningkatkan patroli dan operasi rutin di kawasan tersebut guna menekan angka penyalahgunaan narkoba.

telkomsel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.